Dimanakah semesta saat aku menatapmu?
Hanya hujan yang menampar-nampar muka
tak ada tempat berpijak selain gemuruh
langit menjelma kaca kita yang retak
lara kaca
namun kau haus pelangi,seperti katamu
muncul sewaktu-waktu
dan menyiksakan warna birunya selalu
dalam kamus sunyiku
Oleh : Helvy Tiana Rossa
20 Agustus 2009
Interlude
Label: Puisi
Diposting oleh Dian di 3:36:00 PM
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.jpg)


0 komentar:
Posting Komentar